TARI SRIMPI LUDIRAMADU


Sejarah Tari Srimpi Ludiramadu

 Tari Srimpi Ludiramadu diciptakan oleh Paku Buwana V pada tahun1980. Tari ini hidup dalam lingkungan keraton. Srimpi Ludiramadu pada awalnya bernama ludira Madura yang berarti darah keturunan Madura . Hal ini dikaitkan dengan Paku Buwana yang keturunannya Madura.

Tari Srimpi Ludiramadu pertama kali dipentaskan dengan memakai durasi waktu 45 menit. Namun karena perubahan jaman sekitar tahun 1977 A. Tasman memadatkannya menjadi kurang lebih menjadi 15 menit dengan mengurangi sekaran-sekaran yang di ulang.

Garap Isi

Garap isi tari Srimpi Ludiramadu ini adalah tari yang memiliki rasa seperti agung ,gagah, antep, tenang tapi juga ada rasa kenesnya.Rasa agung, gagah, dan antep terlihat dari gerakan laras sawit dan engkyek dalam pola lantai jejer wayang.. Sedangkan untuk rasa kenesnya terdapat atau terlihat dari gerakan lincak gagak.

Bentuk Garap

Dalam tari Srimpi Ludiramadu mempunyai garap bentuk yang diantaranya garap bentuk srimpen dengan susunan sebagai berikut :

Maju Beksan

Dalam maju beksan ini diawali dengan gerak kapang-kapang memasuki ruang diiringi pathetan wantah laras pelog pathet barang.

Beksan

Pada bagian beksan ini diawali dengan gerakan sembahan ,kamudian sekaran laras sawit jengkeng ,laras sawit berdiri ,sekar suwun ,lincak gagak ,panahan,lembehan wutuh ,engkyek, sekar suwun, sampai pendhapan asto. Iringan yang digunakan adalah gendhing Ludiromadu kethuk papat minggah kinanthi pathetan laras pelog pathetbarang dan ladrang mijil laras pelog pathet barang.

Mundur Beksan

Pada bagian ini penari berjalan kapang-kapang meningalkan ruang .Iringan yang digunakan ialah ladrang singa-singa laras pelog pathet barang.

Rias Tari Srimpi Ludiramadu

Rias dalam tari srimpi Ludiramadu ini memakai rias cantik yaitu memakai alis wanita atau putri, dengan memakai sogokan yang terdapat disamping telinga atau biasa dalam istilah jawa disebut dengan godek.

Kostum yang dipakai dalam Srimpi Ludiramadu

Kostum merupakan elemen penting terutama sebagai medium bantu khususnya tari. Begitu juga dalam tari Srimpi Ludiramadu disini kostum berfungsi tidak hanya sebagai palengkap, tetapi kostum merupakan salah satu bagian untuk membangun suasana dan rasa.. Kostum- dan Perhiasan yang dipakai dalam tari  Srimpi Ludiramadu ialah sebagai berikut:

1. Gelung Kadal Menek

Gelung kadal menek disini adalah merupakan salah satu bagian atau nama gelung yang di pakai dalam srimpi ludiramadu .Dalam srimpi Ludiramadu dapat juga sebagai pengganti gelung tersebut adalah jamang. Jamang merupakan benda yang fungsinya sebagai pengikat kepala dan biasanya jamang ini mempunyai pasangan, yaitu sumping  yang merupakan aksesoris telinga.

2. Jambul

Jambul merupakan hiasan yang dikenakan di kepala.Dalam tari srimpi jambul ini berwarna hijau berbentuk oval.

3. Kokart

Kokart ialah sebuah hiasan kepala yang berbentuk bunga yang bahannya terbuat dari pita. Biasanya kokart ini di pasang menyatu dengan kantong gelung menghadap kebelakang .Pada umumnya k       okart ini berwarna hitam atau hijau.

4. Cunduk Mentul

Cunduk Mentul adalah hiasan kepala bentuknya menyerupai bunga biasanya hiasan ini dipasang di depan jambul menghadap ke depan.

5. Giwang

Giwang merupakan hiasan atau sebagai anting yang dikenakan di telinga.

6. Centhung

Centhung adalah hiasan yang dipakai di kepala .Biasanya centhung ini dalam gelung kadal menek ditempatkan tepat di tengah-tengah bagian depan.

7. Kalung

Kalung ialah merupakan hiasan yang dikenakan di leher dan memiliki fungsi sebagai pelengkap atau asesoris.

8. Mekak

Mekak disini berfungsi sebagai kostum yaitu bisa juga disebut atau di gunakan sebagai baju dari penari .Mekak dalam srimpi ada bermacam-macam warna akan tetapi warna yang digunakan dalam tari Srimpi Ludiramadu berwarna merah karna ada hubungannya dengan latar belakang tari tersebut.

-rompi :rompi merupakan sebagian dari kostum pengganti mekak atau juga bisa disebut sebagi pengganti busana tetapi dalam menggunakan rompi penari memakai jamang. Jadi penari tidak menggunakan gelung kadal menek. Warna yang digunakan oleh rompi tari ini ialah berwarna merah.

9. Jarit atau Jarik

Jarit yang digunakan dalam srimpi Ludiramadu ini bermotif lereng. Berbentuk samparan. Jarit ini dikenakan pada bagian bawah mekak sebagai pelengkap kostum.

10. Sampur

Sampur dalam tari srimpi ini selain sebagai pelengkap kostum tetapi juga mempunyai fungsi ganda yaitu sebagai property tari. Bentuk dari sampur ini ialah segi panjang dalam sampur ini terdapat hiasan manik-manik renda terbuat dari payet dan mote .Warna yang di pakai atau warna yang di gunakan dalam tari ini ialah warna hijau yaitu sama dengan warna jambul.

11. Slepe

Slepe ialah sebuah ikat pinggang yang di gunakan untuk menari atau bagian dari kostum .Warna yang digunakan dalam tari ini ialah warna merah .slepe berbentuk persegi panjang dengan warna keemasan di bagian tengahnya menyerupai bentuk blumbangan.Slepe merupakan pelengkap dari pada kostum.

12. Totokan

Totoan merupakan pasangan dari pada slepe yaitu buat pengancing dari pada slepe .Warnanya yaitu kuning keemasan biasanya totokan ini dipasang tepat didepan pusar.

13. Gelang

Gelang merupakan hiasan yang dikenakan di bagian tangan oleh penari srimpi .Fungsi dari gelang tersebut adalah untuk mempercantik dan memperindah si penari agar kelihatan anggun dan menarik.

14. Bunga Melati

Bunga melati disini ditujukan hanya sebagai hiasan.dan hiasan ini bertujuan untuk memperindah dan mempercantik penari.bunga melati ini di pasang pada gelung kadal menek.

Setelah mengetahui latar belakang dan juga kostum yang di gunakan pada tari srimpi Ludiramadu seperti halnya pertunjukan yang diselenggarakan di Gedung Teater Kecil pada tanggal 17 November 2007 dalam rangka ujian penentuan TA oleh salah satu peserta TA yaitu Dian Palupi Respatining Dyah disitu dia juga membawakan sebuah tari yaitu tari Srimpi Ludiramadu .Menurut saya memang sebuah tarian tidak akan lepas dari sebuah elemen pendukung atau media bantu seperti halnya kostum .Dalam penggunaan kostum jika pemakaiannya itu pas sesuai dengan apa yang ingin di tampilkan atau disajikan maka kostum akan mempunyai atau dapat dikatakan pas sebagai sarana atau medium bantu akan tetapi jika dalam penggunaan pemakaian kostum kurang pas maka kostum itu tidak bisa dikatakan sebagai medium bantu karena dianggap melemahkan sajian tarian tersebut dan bisa saja karakter dari tarian tersebut tidak bisa nampak .

Dalam Tari Srimpi Ludiramadu ini kebanyakan dan yang sering kita jumpai biasanya menggunakan baju atau kostum kotang atau bisa disebut rompi yang disitu menurut pendapat saya pemakaian rompi akan terkesan orang yang menarikan pendek dan memakai jamang ,tetapi berbeda dengan kostum yang di kenakan oleh Dhian Palupi  Respatining Dyah .Penyaji yang satu ini berusaha menampilkan sesuatu yang baru yaitu dia dalam menarikan tari Srimpi Ludiramadu memakai mekak .Menurut pandangan saya pemakain mekak ini dapat menimbulkan kesan mempertinggi penari seperti halnya yang kita lihat rasanya kaki-kaki penari itu menjadi panjang .Selain itu pemakaian Gelung Kadal Menek menjadikan penari-penari itu kelihatan anggun.

Perpaduan warna antara merah dengan hijau sangat cocok dan disini menurut sang koreografer warna merah memiliki makna atau simbol yaitu merah darah yang di kaitkan dengan latar belakang tari srimpi ini seperti ludiramadu darah atau keturunan dari kerajaan madura .Memang sangat menarik dan pas jika kita kaitkan dengan pembawaan karakter dari srimpi tersebut .Akan tetapi ada beberapa hal yang menurut saya kurang sreg untuk dilihat seperti halnya dalam pemakaian busananya disitu mekak yang digunakan kurang rapi dan samparan yang dipakai masih terlihat kedodoran sehingga tubuh penari kurang terlihat indah atau mengurangi rasa /nilai estetis pada bentuk sajian tariannya

About these ads
Explore posts in the same categories: Kesenian Tradisi, TAri

One Comment pada “TARI SRIMPI LUDIRAMADU”


Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 42 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: