Bengawan Solo Ala Keroncong Iblis


By Muh Salim

Langit mendung memayungi hajatan All Etno #5 hari kedua (Jumat,17/10) yang diselenggarakan oleh HIMA Etnomusikologi didepan gedung Jurusan Karawitan. Malam itu sekitar pukul 23.00 sebuah group keroncong yang menamakan dirinya Keroncong Iblis tampil memukau banyak penonton. Mereka mengusung lagu bengawan solo yang digarap secara apik sehingga menghasilkan sebuah “rasa” baru musik keroncong.

Lagu Bengawan Solo yang berdurasi sekitar 20 menit itu mampu menyihir penonton, dengan penyajiannya yang sangat atraktif dan interaktif. Lirik didalam lagu bengawan solo ala Keroncong Iblis berisikan kritik sosial mengenai banjir yang selalu datang bersamaan dengan datangnya hujan.

Penonton dipukau oleh gaya vokalis yang menari-nari saat menyanyikan lagu tersebut. Sang vokalis sempat berlari masuk hingga sempat membingungkan penonton. Sesaat setelah biola dan flute memainkan melodi-melodi syahdunya sang vokalis keluar dengan kostum yang berbeda. Hal ini mungkin menyebabkan penonton bertanya-tanya tentang maksud dari kostum yang mirip kera dan didukung dengan gaya seperti kera. Apakah yang dimaksudkan adalah watak manusia yang telah berubah seperti binatang?

Interpretasi khalayak mengenai lagu Bengawan Solo-nya Keroncong Iblis tentunya bermacam-macam. Seperti yang dituturkan eko, salah seorang penonton bahwa Keroncong Iblis bisa membuat musik keroncong lebih mempunyai warna,meskipun tidak menghilangkan “aslinya”.

Suatu hal yang sangat membanggakan jika ada sekelompok anak muda yang masih memelihara budaya yang kita miliki. Dengan demikian kekayaan warisan budaya akan tetap ada setidaknya hingga muncul generasi Keroncong Iblis selanjutnya.

Explore posts in the same categories: Hmj Etnomusikologi ISI Surakarta

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: